Kamis, 23 Februari 2017

Bentuk Bumi


   Hai semuanya... pada kali ini saya akan membagikan mengenai bentuk bumi. Mungkin cukup memusingkan yah sebenarnya bentuk bumi kita ini seperti apa sih. Mari kita simak...

Kita mulai dari Bentuk Bumi Datar
   Hal-hal yang membuktikan bahwa bentuk bumi datar, yaitu:
1. Horizon Bumi Datar Tidak Melengkung.
    Bila memang bumi itu bulat, seharusnya bakal kelihatan melengkung saat dilihat dari atas. Faktanya, orang-orang yang berkeyakinan bumi itu datar (disebut flatter ) sudah terbang setinggi mungkin untuk melihat bumi itu melengkung atau tidak? bulat atau datar.
    Kaum Flatter ingin membuktikan semua klaim foto NASA bahwa bumi itu terlihat melengkung saat dilihat dari atas pada ketinggian tertentu.
    Berikut horizon bumi saat dilihat dari ketinggian tertentu. Bahkan klaim flatter, mereka sudah terbang setinggi NASA dan bumi masih saja datar.
bumi datar dari luar angkasa

2. Satelit adalah Ilusi, Internet Terhubung Melalui Kabel Bukan Satelit.
     Menurut Flatter satelit itu hanya kebohongan NASA untuk ngeruk uang. Faktanya, siaran TV, internet, telpon dll terhubung menggunakan jaringan kabel bawah laut dan 7 menara utama di dunia.
     Dan untuk diketahui, saat ini dunia mengakui bahwa kecepatan internet lebih optimal melalui jaringan kabel fiber optik daripada sinyal satelit. Bahkan internet melalui satelit masih sebatas wacana gagasan saja.
    Lha terus bagaimana dengan cara kerja GoogleMaps atau game populer Pokemon Go? bukankah pakek GPS?. Semua itu kerjanya berdasarkan BTS atau tower seluler terdekat dari anda.
    Lalu bagaimana dengan Satelit BRI yang baru saja diluncurkan?. Nah disitulah bisnisnya, tetap saja data BRI terhubung melalui BTS terdekat lalu tersambung ke melalui kabel-kabel bawah laut. Terus bohong dong satelit BRI itu? disitulah inti bisnisnya. Amerika mengeruk jutaan dollar dari ilusi satelit.
Bentuk Bumi Bulat
                           Hasil gambar untuk gambar bumi
   Hal-hal yang membuktikan bahwa bumi berbentuk bulat, yaitu:
 1. Munculnya Kapal dari Horizon
   Jika Anda sudah pernah pergi ke pelabuhan, atau hanya berjalan menyusuri pantai dan memandangi cakrawala, teman-teman mungkin melihat fenomena yang sangat menarik: saat kapal mendekat, kapal tersebut tidak hanya “muncul” dari cakrawala ( seperti mereka harus memiliki jika dunia itu datar), melainkan muncul seakan-akan dari bawah laut.
   Tetapi aslinya kapal tersebut sama sekali tidak tenggelam dan tiba-tiba muncul (kecuali dalam “Pirates of the Caribbean” yang notabenenya adalah film fiktif!!!). Alasan kapal-kapal tersebut tampak seolah-olah mereka “muncul dari bawah laut” adalah karena dunia tidak datar alias bulat (spheric) atau bola yang tidak sempurna.
Apa yang akan Anda lihat jika Anda melihat semut berjalan ke arah Anda atas permukaan melengkung.
    Bayangkan apabila semut berjalan sepanjang permukaan jeruk dan menuju kearah teman-teman. Jika Anda melihat jeruk tepat di depan kita, kita akan melihat tubuh semut perlahan naik dari “cakrawala”, karena kelengkungan jeruk. Jika Anda akan melakukan percobaan itu dengan jalan panjang, efeknya akan berubah: Semut akan perlahan-lahan ‘tampak’ di depan kita, tergantung pada seberapa tajam penglihatan Anda.

   2.  Keberadaan Zona waktu
     Seandainya waktu di New York, saat ini adalah pukul 12:00. Matahari berada tepat diatas kita. Sedangkan di Beijing, itu sedang pukul 12:00, tengah malam, dan matahari tidak akan ditemukan disana. Matahari akan timbul dan terbenam pada waktu tertentu sesuai dengan negara masing-masing.
     Kita memiliki zona waktu karena ketika Matahari menerangi satu sisi bumi yang berbentuk bulat, sisi lainnya akan gelap.
     Ini hanya bisa dijelaskan jika dunia bumi ini bulat dan berputar mengelilingi porosnya. Pada titik tertentu ketika matahari bersinar pada salah satu bagian dari Bumi, sisi yang berlawanan akan gelap. Hal tersebutlah yang membuat adanya perbedaan zona waktu antar negara.
     Coba bayangkan apabila bumi itu datar, maka cahaya yang menyinari bumi akan tampak seperti lampu sorot yang ada di panggung. Karena seperti lampu sorot maka kita akan dapat melihat daerah yang disinari matahari dari daerah gelap. Apabila demikian tentu saja zona waktu tidak akan ada. Inilah salah satu fakta yang memperkuat bumi itu bulat.

   

Bentuk Bumi menurut Al-quran
     Lalu bagaimanakah Al-Quran menjelaskan tentang bentuk bumi ? Mari simak ayat berikut mengenai silih bergantinya siang dan malam:



29. tidakkah kamu memperhatikan, bahwa Sesungguhnya Allah memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan Dia tundukkan matahari dan bulan masing-masing berjalan sampai kepada waktu yang ditentukan, dan Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.[Q.S. Luqman 31:29]

Di sini dapat disimpulkan bahwa malam secara perlahan dan bertahap berubah ke siang dan sebaliknya. Fenomena ini hanya dapat terjadi jika bumi bentuknya bulat.

Jika bumi itu datar, akan ada perubahan mendadak dari malam ke siang dan dari siang ke malam.

Dan ayat ini menyempurnakan bahwa Bumi tidak persis bulat seperti bola, tapi geo-spherical yang lonjong dibagian kutub. Ayat berikut berisi deskripsi bentuk bumi:



30. dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya. [Q.S. An-Naziat 79:30]
Kata Arab “dakhaha”, disini jika menurut translasi Indonesia Depag artinya adalah  “dihamparkan”. Namun, dilain sisi, ternyata kata arab “dakhaha“ juga bisa berarti telur burung unta. Yang mana
bentuk telur burung unta menyerupai bentuk geo-spherical bumi.

Telur burung unta
Hasil gambar untuk gambar telur burung unta


 Bentuk bumi yang sebenarnya

Demikianlah Al-Quran menjelaskan tentang bentuk bumi, wallahu a'lam.


     Jadi, kalian percaya yang mana nih.... bumi berbentuk datar, bulat, seperti telur burung unta atau mungkin yang lainnya.
    

2 komentar:

seputar kpop mengatakan...

kerennn....

ZOM mengatakan...

Bentuk bumi sebenarnya bola dengan benjolan
melintang, atau disebut oblate
spheroid :'v atau telur

Posting Komentar